Minggu, 16 Agustus 2026
Beranda / /

  • Problem Keadilan pasca 21 Tahun MoU Helsinki
    Opini | 2 hari lalu
    Problem Keadilan pasca 21 Tahun MoU Helsinki

    DIALEKSIS.COM | Opini - Nota Kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka yang menghadirkan penyelesaian damai atas konfllik Aceh ditandatangani di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005 lalu. Dua puluh satu tahun setelahnya, tidak bisa dikatakan bahwa perdamaian Aceh sesuatu yang biasa saja. Ketiadaan operasi militer, kontak senjata, bahkan kekerasan bersenjata dalam skala besar seperti yang pernah dialami sebelumnya menjadi berkah tersembunyi. Generasi muda Aceh yang lahir setelah 15 Agustus 2005 tumbuh dalam situasi yang relatif aman. Oleh karenanya, ini bisa dianggap sebagai sebuah capaian yang besar. 


  • Ketika Hak Korban Konflik Terlupakan
    Kolom | 1 bulan lalu
    Ketika Hak Korban Konflik Terlupakan

    DIALEKSIS.COM | Kolom - Sebulan lagi, perdamaian Aceh berusia 21 tahun. Nota kesepahaman (MoU) Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 silam berhasil menghentikan dentuman senjata. 

  • Mualem Berbagi Kisah Aceh Pascadamai di Forum Internasional
    Polkum | 8 bulan lalu
    Mualem Berbagi Kisah Aceh Pascadamai di Forum Internasional

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menjadi pembicara secara daring pada International Conference on After the Peace Agreements: Bangsamoro and Beyond yang diselenggarakan Institute for Autonomy and Governance (IAG) di Manila, Filipina, Rabu (19/11/2025). Mualem mengikuti secara daring dari Meuligoe Gubernur Aceh.

  • Kemenlu Libatkan Aceh dalam Upaya Dorong Proses Damai di Myanmar
    Polkum | 9 bulan lalu
    Kemenlu Libatkan Aceh dalam Upaya Dorong Proses Damai di Myanmar

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Diplomat Ahli Madya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Muhammad Anshor bertemu Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (6/11/2025).

    Pertemuan tersebut membahas rencana keterlibatan Indonesia, khususnya Aceh, dalam upaya mendorong proses perdamaian di Myanmar yang hingga kini masih dilanda konflik berkepanjangan.


  • Prof Firman Noor: Literasi Politik Jadi Kunci Demokrasi Sehat di Aceh
    Polkum | 9 bulan lalu
    Prof Firman Noor: Literasi Politik Jadi Kunci Demokrasi Sehat di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Firman Noor, MA, PhD, menegaskan bahwa pelaksanaan pemilu di Aceh harus menjadi momentum rakyat untuk benar-benar menentukan arah demokrasi dan masa depan daerah secara bermartabat.

  • Aipda Rosita Rahayu, Sosok Polwan dalam Misi Perdamaian Aceh
    Hankam | 10 bulan lalu
    Aipda Rosita Rahayu, Sosok Polwan dalam Misi Perdamaian Aceh

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Perjanjian damai antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menjadi titik awal bagi Aceh untuk merangkai kembali harapan setelah lebih dari tiga dekade dilanda konflik. Kesepakatan bersejarah di Helsinki itu menjadi titik balik perjalanan Aceh.

  • Abu Salam Sebut Juha Christensen Pembual dan Sembunyikan Fakta MoU Helsinki
    Aceh | 11 bulan lalu
    Abu Salam Sebut Juha Christensen Pembual dan Sembunyikan Fakta MoU Helsinki

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Luar Negeri, T Emi Syamsyumi alias Abu Salam, angkat suara keras membantah pernyataan Mediator damai Helsinki, Juha Christensen, yang baru-baru ini mengulas kembali proses perundingan antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia di kanal YouTube SagoeTV, Senin (18/8/2025).

  • Ketua BRA Serahkan Piagam Tokoh Perdamaian Aceh Kepada Almarhum Gus Dur
    Aceh | 11 bulan lalu
    Ketua BRA Serahkan Piagam Tokoh Perdamaian Aceh Kepada Almarhum Gus Dur

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Sebuah momen penuh kenangan terjadi ketika Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Dr.(Cand) Jamaluddin SH Mkn, secara resmi menyerahkan piagam penghargaan Tokoh Perdamaian Aceh kepada almarhum Presiden Republik Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur.


  • KKR Aceh Perkenalkan Laporan "Peulara Damee-Nurturing Peace" ke Dunia Internasional
    Aceh | 11 bulan lalu
    KKR Aceh Perkenalkan Laporan "Peulara Damee-Nurturing Peace" ke Dunia Internasional

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Memperingati 20 tahun Perjanjian Damai Aceh, Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh (KKR Aceh) meluncurkan laporan temuan “Peularaa Damee - Nurturing Peace” versi bahasa Inggris, pada Kamis lalu (14/8/2025) di The Pade Hotel, Banda Aceh. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama KKR Aceh dengan Asia Justice And Rights (AJAR) dan KontraS Aceh.

  • Dua Dekade Damai Aceh di Mata Aktivis Papua
    Nasional | 1 tahun lalu
    Dua Dekade Damai Aceh di Mata Aktivis Papua

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rudi Kogoya, aktivis Asia Justice Human Rights (AJAR) yang berasal dari Papua memberikan pandangan terhadap damai di Aceh. Menurutnya, damai sejati belum sepenuhnya mengakar, terutama dari perspektif korban.

  • Dua Dekade Damai Aceh: Antara Harapan dan Ketimpangan
    Opini | 1 tahun lalu
    Dua Dekade Damai Aceh: Antara Harapan dan Ketimpangan

    DIALEKSIS.COM | Opini - Tidak terasa sudah berjalan dua dekade telah berlalu sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan itu mengakhiri konflik bersenjata di Aceh sekaligus memberikan hikmah besar melahirkan Otonomi Khusus (Otsus). 

  • Humam Hamid: Helsinki Mengakhiri Perang, Tapi Damai Belum Menang di Aceh
    Aceh | 1 tahun lalu
    Humam Hamid: Helsinki Mengakhiri Perang, Tapi Damai Belum Menang di Aceh

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Dalam pidatonya di acara peringatan 20 tahun Perdamaian Aceh yang diselenggarakan oleh ERIA School of Government di Jakarta, tokoh masyarakat sipil Aceh, Ahmad Humam Hamid--yang telah lama terlibat dalam advokasi HAM dan perdamaian pada masa konflik serta sangat aktif dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami--menegaskan bahwa meski Perjanjian Helsinki 2005 berhasil mengakhiri perang, pekerjaan untuk memenangkan damai masih jauh dari selesai.


« 1 2 »